Home The News FOKUS
FOKUS PDF Print E-mail
Written by Beledug Bantolo   
Saturday, 05 September 2009 07:00


Produktivitas Dipengaruhi Banyak Faktor

 

 

 

Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi tigkat produktivitas kelapa sawit. Pertama, faktor alam seperti intensitas sinar matahari, kesuburan lahan, kelembaban dan iklim. Kedua, faktor ilmu dan teknologi manusia seperti teknik genetik untuk menghasilkan benih unggul, pemeliharaan, pemupukan dan peningkatan kapabilitas sumber daya manusia.

Namun aspek pertama peluang pekebun guna melakukan manipulasi terbatas, sedangkan aspek kedua masih mempunyai peluang untuk diperbaiki secara berkesinambungan. Sehingga pemberdayaan penelitian dan pengembangan budidaya kelapa sawit menjadi  hal yang penting dan mendesak.

Lantas faktor yang menyebabkan keragaman produktivitas antar daerah diantaranya adalah faktor iklim (curah hujan dan intensitas matahari), kesuburan (kelas lahan) dan sikap mental petani.

Sedangkan untuk pengembangan areal baru ketersediaannya semakin terbatas. Areal yang tersisa umumnya kelas kesuburannya  rendah atau lahan gambut yang biaya pengelolaannya mahal. Makanya sebaiknya diarahkan untuk melakukan peremajaan tanaman sawit.

Namun ada beberapa catatan, kendala dalam upaya peningkatan produktivitas kelapa sawit Indonesia diantaranya: kepemilikan lahan, kultur teknis, akses teknologi, keterbatasan akses modal, akses pasar dan penetapan bea keluar (BK) minyak sawit.

  Selengkapnya pada edisi maret 2010

Last Updated on Wednesday, 10 March 2010 13:39
 


InfoSAWIT Edisi Cetak

Langganan dan Agen

Majalah InfoSawit

Berita Foto

Statistics

Members : 8
Content : 85
Web Links : 6
Content View Hits : 17310

Daftar Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday98
mod_vvisit_counterYesterday133
mod_vvisit_counterThis week484
mod_vvisit_counterLast week948
mod_vvisit_counterThis month1343
mod_vvisit_counterLast month2457
mod_vvisit_counterAll days14592

Event