Home News Berita India Kembali Dorong Impor 1 Juta Ton Minyak Makan
India Kembali Dorong Impor 1 Juta Ton Minyak Makan PDF Print E-mail
Written by Fitri SY   
Monday, 26 April 2010 00:00

NEW DELHI - Pemerintah India ingin meningkatkan stok minyak masak (cooking oil) impornya lagi, lantaran khawatir harga oilseed dalam negeri naik akibat cuaca yang tidak mendukung untuk tanam.

Seperti diberitakan The Economic Times, pemerintah India meminta perusahaan trading negara –STC, MMTC, dan PEC– agar mengimpor 1 juta ton minyak makan untuk satu tahun ke depan. Pemerintah khawatir minimnya curah hujan bakal mempengaruhi panen dua kharif oilseed utama –soyabeans dan groundnut– di Madhya Pradesh, Maharashtra, dan Gujarat.

Dua minyak makan itu biasanya menjadi andalan India untuk mengurangi ketergantungan mereka pada minyak makan impor asal Malaysia, Indonesia, dan Brazil. Rencananya pemerintah akan memberi subsidi sebesar Rs 15/kg kepada perusahaan trading yang mengimpor minyak termurah, minyak sawit, yang lalu me-refine-nya dan mengemasnya untuk dijual kepada pemerintah daerah. Pemerintah daerah kemudian akan mengirim minyak bersubsidi tersebut ke toko-toko tertentu (ration shop) di wilayahnya.

Ini merupakan kali kedua pemerintah pusat menaikkan stok minyak masak dalam negeri. Yang pertama dilakukan April 2008 lalu dengan jumlah impor yang sama, 1 juta ton minyak. Tapi rencana yang lalu itu harus berhenti di tengah jalan, lantaran harga minyak masak yang turun di pasar internasional.

“Pada skema yang lalu hanya 3,6 lakh ton minyak yang diimpor dari rencana 10 lakh ton, sebab pemerintah tidak mau melakukan pembelian dengan PSU. Tapi kalau harga kembali naik pada bulan-bulan ke depan, konsumen mungkin akan kembali membeli minyak masak di ration shop,” demikian dikatakan seorang staff kementerian urusan pangan India.

Meski pemerintah mengkhawatirkan terjadinya inflasi makanan, namun perusahaan swasta maupun perusahaan trading negara turut mendukung langkah kebijakan impor tersebut. Harga minyak makan di India saat ini masih cukup terjangkau untuk sebagian besar masyarakat. Harga crude palm oil di Indore saat ini sekitar Rs 35/kg, sementara refined palm olein seharga Rs 40,50/kg plus PPN.

Last Updated on Tuesday, 27 April 2010 13:36
 


Langganan dan Agen

Majalah InfoSawit

Berita Foto

Member Login



Daftar Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday26
mod_vvisit_counterYesterday112
mod_vvisit_counterThis week478
mod_vvisit_counterLast week610
mod_vvisit_counterThis month780
mod_vvisit_counterLast month3618
mod_vvisit_counterAll days37314

Statistics

Members : 12
Content : 87
Web Links : 1
Content View Hits : 33538