| Processing Oil Palm Empty Fruit Bunches: Fast Pyrolysis Technology and Water Washing Pre-treatment |
|
|
|
| Written by Fitri |
| Wednesday, 10 March 2010 13:54 |
|
Memanfaatkan Limbah Sawit Berkembangnya industri kelapa sawit di dunia otomatis meningkatkan biomassa yang dihasilkan perkebunan. Sayangnya biomassa sawit belum secara maksimal dimanfaatkan.
Nampaknya keberadaan limbah kelapa sawit juga menimbulkan masalah baru semisal terkait urusan pembuangan sampah. Padahal dengan teknologi tepat, limbah yang berupa tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk produksi minyak bio (bio-oil).
Dimana Bio-oil memiliki keunggulan dibandingkan konvesi termal lainnya seperti bio ethanol, biosol, dan biodiesel. Karena memiliki densitas yang relatif tinggi 1,2 kg/liter.
Selain itu TKKS merupakan limbah organik yang berpotensi untuk dijadikan bio energi pengganti bahan bakar berbasis fosil. Pasalnya jumlah tandan kosong bisa mencapai 30-35% dari berat tandan buah segar (TBS). Kandungan utama TKKS adalah selulosa dan lignin, dimana selulosa dalam TKKS dapat mencapai 54-60% sedangkan kandungan lignin mencapai 22-27%.
Proses pirolisis merupakan teknologi konversi lanjutan yang memiliki kemampuan untuk memproduksi pirolisis cair agar lebih berguna dan bernilai tinggi dengan yield 65-75% pakan kering (dry feed) dari berbagai jenis streams limbah (waste) dan biomas.
Ada dua sasaran utama yang dibahas dalam buku ini. Yang pertama adalah untuk menentukan kondisi pirolisis cepat yang diperlukan untuk memaksimalkan yield (hasil) pirolisis cair dari limbah TKKS. Dan yang kedua adalah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pirolisis cair dengan mencuci TKKS dengan air pada pre-treatment sebelum proses pirolisis.
Teknik pre-treatment melalui pencucian dengan air telah didesain dengan penekanan khusus pada penghilangan abu. Sehingga reaksi pirolisis dapat dimodifikasi agar dapat memproduksi bio-oil homogen.
Eksperimen pencucian dengan air didesain dengan tujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik atas faktor-faktor dasar yang dapat mempengaruhi pencucian TKKS dengan air, sehingga dapat dilakukan optimalisasi pada techno-economic yang akan digunakan selanjutnya. Buku sebanyak 180 halaman ini ditulis Nurhayati Abdullah, seorang dosen Universitas Sains Malaysia, yang kerap melakukan penelitian pada pirolisis, biomass dan bioenergy. |
| Last Updated on Wednesday, 10 March 2010 14:00 |

Berita Lintas
- Petani Malaysia Khawatir Dampak El Nino PETALING JAYA
- Produksi Minyak Sawit Lestari Diprediksi Naik KUALA LUMPUR
- CME Group Luncurkan Kontrak Future CPO
- Harga CPO Diprediksi Capai Level RM 3.300
- Peran Penting Minyak Sawit
- Deptan Bangun Kebun Genetika Kelapa Sawit JAKARTA
- CPO Kontributor Ekspor Non Migas JAKARTA
- IOI Corp Menyatukan Bisnis Hilir Sawit KUALA LUMPUR
- Fitch: Profil Kredit CPO 2010 SINGAPURA
- Malaysia Butuh Solusi Ketergantungan Tenaga Kerja Asing KOTA KINABALU
- Malaysia Tidak Tunduk Pada Tekanan LSM Asing KUCHING
- Sawit dan Tebu Tanaman Energi Paling Sustainable
Kurs IDR
sumber: KlikBCA.com
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Facebook FanBox
Langganan dan Agen
| Majalah InfoSawit |
Harga CPO
Berita Foto
Member Login
Daftar Pengunjung
Statistics
Members : 12Content : 87
Web Links : 1
Content View Hits : 33545






























