| Meraup Untung dari Bisnis Waralaba Bibit Kelapa Sawit |
|
|
|
| Written by Bantolo |
| Monday, 26 April 2010 00:00 |
|
Berbisnis Waralaba Bibit Sawit Menguntungkan Bisnis waralaba cukup menjanjikan di Indonesia, buktinya perkembangannya cukup pesat. Awalnya bisnis ini hadir sejak tahun 1970-an yang ditandai dengan munculnya beberapa restoran cepat saji (fast food).
Lantas, pada awal tahun 199o-an mulai meningkat dan terdapat sekitar 35 merek yang diwaralabakan. Nah, hingga tahun 2008 bisnis ini kian melesat hingga mencapai 700 merek yang diwaralabakan.
Jenis bisnis waralaba yang dikembangkan di Indonesia cukup beragam, mulai dari restoran siap saji, aneka olahan jajanan, hiburan, jasa penjual rumah, kursus anak, jasa profesional, jasa akuntansi, jasa kesehatan dan jasa penyediaan tenaga kerja.
Sementara waralaba di Indonesia dibedakan menjadi dua yakni : Pertama, waralaba produk dan merek dagang, dan kedua, waralaba format bisnis. Sebenarnya bisnis waralaba tidak memerlukan survey pasar, menguasai jalur produksi, dan membangun sistem manajemen.
Begitu pula bisnis waralaba kelapa sawit dan hingga saat ini cukup diminati. Misalnya Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) sebagai salah satu produsen benih sawit telah menyalurkan lebih dari 12 juta kecambah kelapa sawit untuk keperluan waralaba yang berlangsung di 13 provinsi antara tahun 2005-2008.
Bentuk waralaba kelapa sawit ada tiga yaitu: waralaba varietas, benih dan bibit. Bisnis waralaba kelapa sawit sangat menjanjikan, keuntungannya selain resiko kematian kecambah saat pembibitan dan mahalnya biaya pembibitan, menjadikan waralaba bibit kelapa sawit dianggap lebih memudahkan petani daripada harus membibitkan sendiri.
Petani biasanya lebih suka membeli bibit siap tanam daripada harus membibitkan sendiri. Oleh karena itu, potensi waralaba bibit kelapa sawit masih cukup besar. Walaupun benih kelapa sawit sebenarnya bisa dibeli petani secara langsung dari sumber benih. Namun jika lokasi petani jauh dari sumber benih dianggap tidak efisien.
Sedangkan dalam persiapan untuk berbisnis waralaba bibit kelapa sawit harus menyiapkan persiapan meliputi: persiapan modal, lahan dan tenaga kerja, tanda registrasi usaha perbenihan (TRUP), pengajuan permohonan pewaralaba dan pembayaran serta pengelolaan waralaba.
Buku yang berjudul “Meraup Untung dari Bisnis Waralaba Bibit Kelapa Sawit” didalamnya juga menjelaskan proses pembibitan kelapa sawit, pola pemasaran, analisis usaha, kisah sukses pewaralaba dan profil PPKS. Makanya buku ini layak dibaca bagi orang yang tertarik untuk mencari bentuk usaha waralaba yang menarik dan sekaligus di dalam pelaksanaannya dapat membantu |
| Last Updated on Tuesday, 27 April 2010 13:40 |

Berita Lintas
- Petani Malaysia Khawatir Dampak El Nino PETALING JAYA
- Produksi Minyak Sawit Lestari Diprediksi Naik KUALA LUMPUR
- CME Group Luncurkan Kontrak Future CPO
- Harga CPO Diprediksi Capai Level RM 3.300
- Peran Penting Minyak Sawit
- Deptan Bangun Kebun Genetika Kelapa Sawit JAKARTA
- CPO Kontributor Ekspor Non Migas JAKARTA
- IOI Corp Menyatukan Bisnis Hilir Sawit KUALA LUMPUR
- Fitch: Profil Kredit CPO 2010 SINGAPURA
- Malaysia Butuh Solusi Ketergantungan Tenaga Kerja Asing KOTA KINABALU
- Malaysia Tidak Tunduk Pada Tekanan LSM Asing KUCHING
- Sawit dan Tebu Tanaman Energi Paling Sustainable
Kurs IDR
sumber: KlikBCA.com
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Facebook FanBox
Langganan dan Agen
| Majalah InfoSawit |
Harga CPO
Berita Foto
Member Login
Daftar Pengunjung
Statistics
Members : 13Content : 87
Web Links : 1
Content View Hits : 30565






























