Home Info Buku Budidaya dan Pengolahan Kebun Kelapa Sawit dengan Sistem Kemitraan
Budidaya dan Pengolahan Kebun Kelapa Sawit dengan Sistem Kemitraan PDF Print E-mail
Written by Bantolo   
Thursday, 16 July 2009 14:45

Judul             :

Budidaya dan Pengelolaan Kebun Kelapa Sawitdengan Sistem Kemitraan

Penulis          : Ir, sunarko, Msi

Penerbit        : Agro Media Pustaka

Halaman        : 178

Tahun            : 2009

 

 

 

 

 

Pentingnya Membangun Kemitraan di Kebun Sawit

 

Tanaman kelapa sawit adalah penghasil minyak nabati yang paling efisien dibanding tanaman sumber minyak nabati lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi seperti kedelai, bunga matahari, kelapa, dan zaitun. Kelapa sawit mampu menghasilkan minyak sebanyak 6-8 ton/ha/tahun sedangkan tanaman lain menghasilkan minyak kurang dari 2,5 ton/ha/tahun.

 

Perkebunan kelapa sawit di Indonesia saat ini telah mencapai lebih dari 6,8 juta ha, sehingga merupakan komoditas perkebunan terluas di Indonesia maupun di dunia. Belum lagi prospek pasar dari minyak sawit beserta turunannya baik domestik maupun dunia yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Makanya pertumbuhan perkebunan kelapa sawit begitu cepat yang dilakukan oleh perusahaan negara, swasta dan masyarakat baik secara mandiri, ataupun bermitra dengan perusahaan perkebunan.

 

Penulis dalam buku yang bertajuk “Budi Daya dan Pengelolaan Kebun Kelapa Sawit dengan Sistem Kemitraan” menjelaskan bahwa pentingnya membuat pola atau sistem kemitraan antara perusahaan dengan masyarakat sekitar guna menciptakan hubungan yang saling menguntungkan dan mencegah kecemburuan sosial.

 

Dalam Bab kedua, menerangkan kemitraan merupakan solusi terbaik untuk membangun hubungan harmonisasi dengan masyarakat sekitar. Sementara secara garis besar di Indonesia terdapat tiga pola kemitraan meliputi: Perusahaan Inti Rakyat (PIR), Kredit Koperasi Primer Kepada Anggota (KPPA) dan Program Revitalisasi Perkebunan.

 

Selanjutnya pada Bab ketiga menjelaskan efektivitas lembaga petani yang dibentuk oleh perusahaan inti bersama-sama dengan instansi terkait yang tercermin dari terfasilitasinya aspirasi petani anggota bisa menciptakan hubungan yang baik antara kedua belah pihak.

 

Selain itu, yang tak kalah penting dalam membudidayakan kelapa sawit adalah aspek perizinan dan legalitas yang dipaparkan pada Bab keempat. Karena perkebunan kelapa sawit sebagai unit bisnis dituntut untuk melaksanakan legalitas yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku baik di tingkat pusat dan daerah guna menjamin legalitas perluasan areal kebun dan teknik budidaya tanaman.

 

Selebihnya pada bab-bab berikutnya buku dengan tebal 178 menjelaskan mengenai persiapan pembangunan kelapa sawit, manajemen produksi perkebunan, lahan, botani sawit, pembibitan, penanaman, perawatan, panen hingga pengolahan kelapa sawit.

 

 

 

 

Last Updated on Thursday, 13 August 2009 11:33
 


Langganan dan Agen

Majalah InfoSawit

Berita Foto

Member Login



Daftar Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday24
mod_vvisit_counterYesterday91
mod_vvisit_counterThis week24
mod_vvisit_counterLast week819
mod_vvisit_counterThis month3900
mod_vvisit_counterLast month3673
mod_vvisit_counterAll days32821

Event

 

Statistics

Members : 13
Content : 87
Web Links : 1
Content View Hits : 30539