Home Info Buku Komposisi Minyak Makan dan Benefitnya
Komposisi Minyak Makan dan Benefitnya PDF Print E-mail
Written by Fitri SY   
Saturday, 23 May 2009 13:38

Judul                : Edible Oil Processing

               (Chemistry and Technology of Oils and Fats)

Penulis             : Wolf Hamm dan Richard J. Hamilton

Tahun               : 14 Maret 2000

Penerbit           : Blackwell Publishing

Jumlah hal        : 296

 

Komposisi Minyak Makan dan Benefitnya

Berdasarkan publikasi Oil World tahun 1998 produksi tahunan dari 17 jenis minyak makan dan lemak utama telah mencapai sebesar 100 juta ton. Minyak makan dan lemak tersebut terbagi menjadi dua yaitu lemak hewan (animal fats) sekitar 21% dan minyak nabati (vegetable oil) mencapai 79%. Dalam perkembangannya sejak abad ke 20 ternyata minyak nabati terus mengalami peningkatan.

 

Sementara dari komposisi produksi minyak makan dan lemak, sebanyak 100 juta ton saat ini sekitar 81% dipakai sebagai makanan, untuk pakan hewan 5% dan sisanya 14% digunakan untuk industri, dimana sekitar 90% diproduksi untuk sabun dan material bahan kimia lainnya.

 

Produksi minyak makan didominasi oleh empat komoditas yaitu soya, minyak sawit, kanola, dan minyak bunga matahari. Keempat minyak tersebut mengusai 60% pasar di dunia dan dalam perkembangannya produksinya juga akan naik dan bisa memimpin pasar.

 

Selain itu, keunggulan dari minyak nabati tersebut berasal dari wilayah tertentu dan tidak semua negara bisa mengembangkannya. Sedangkan dalam siklus panen dari empat tanaman tersebut berbeda dalam satu tahun.

    

Buku berjudul “Edible Oil Processing” karya Wolf Hamm dan Richard J. Hamilton yang terdiri dari 10 bab ini menjelaskan dari mulai komposisi minyak makan, produksi, pemanfaatan minyak makan, proses pengolahan minyak makan, dan teknologi pengolahannya.

 

Minyak makan dan lemak dalam komposisinya merupakan bagian dari minyak alami. Sementara itu, minyak makan dan lemak diperjual-belikan dalam bentuk campuran minyak terutama triacyglycerols atau biasa disebut triglycerides. Kemudian diacylglycerols (diglycerides) pada level rendahnya yakni monoacylglycerols (monoglycerides) dan free fatty acids, lantas ada beberapa komponen kecil yang beberapa diantaranya adalah material penting.

 

Selain itu, ada komponen fatty acid dan glycerol esters. Secara alami fatty acid bisa diidentifikasi mencapai 1.000, karena jenisnya beragam dan perbedaannya dilihat dari panjang rantai. Namun yang bisa terindikasi diperkirakan paling banyak mencapai 25-50 jenis yang dirasa penting oleh ilmuwan kimia.

 

Fatty acids bisa dibagi menjadi empat kategori yakni saturated acid, monounsaturated acid dari keluarga n-6 dan polyunsaturated acid dari keluarga n-3 (istilah n-6 dan n-3 berkaitan dengan posisi dari ikatan dobel pertama yang terkait dengan metil di akhir rantai).

 

Dengan didukung penulis lainnya, menyebabkan buku ini secara detail menerangkan komposisi dan kegunaan dari jenis minyak alami lainnya seperti phospholipids, sterols, tocols, chlorophyll dan hydrocarbons.

Last Updated on Monday, 25 May 2009 15:24
 


Langganan dan Agen

Majalah InfoSawit

Berita Foto

Member Login



Daftar Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday21
mod_vvisit_counterYesterday91
mod_vvisit_counterThis week21
mod_vvisit_counterLast week819
mod_vvisit_counterThis month3897
mod_vvisit_counterLast month3673
mod_vvisit_counterAll days32818

Event

 

Statistics

Members : 13
Content : 87
Web Links : 1
Content View Hits : 30539