Home
Profil PDF Print E-mail
Written by Admin   
Monday, 26 April 2010 00:00

Megain Widjaja

Optimis Membangun Bursa Derivatif

 

Di usianya yang masih muda, ia berani mengambil resiko untuk membangun bursa berjangka derivatif di Indonesia. Pengalaman, keyakinan kuat dan kerja keras dijadikan modal utama untuk mewujudkan impiannya.

 

Dibandingkan Malaysia, bursa komoditas di Indonesia masih berjalan tersendat-sendat akibat setumpuk masalah yang menghadang. Kurangnya dukungan  regulasi, infrastruktur yang buruk dan tidak menariknya jual beli CPO lewat bursa menjadikan model perdagangan tersebut belum menjadi pilihan utama pelaku pasar.

 

Di tengah rendahnya minat berdagang lewat bursa komoditas, seorang anak muda lulusan Seattle University bernama Megain Widjaja tengah merintis peluang usaha tersebut di Indonesia. Impian terbesarnya membuat bursa bertaraf internasional yang menjadi rujukan harga pelaku usaha, contohnya minyak sawit (CPO).

 

Meskipun antusiasme pelaku pasar, menurutnya, masih terbilang kecil tetapi prospek bursa komoditi tetaplah besar. Terhitung hanya Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) yang baru eksis menjalankan perdagangan produk komoditi.

 

Pengalaman studinya di jurusan corporate finance and derivative instrument di Seattle University, merupakan modal berharga dalam membangun PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) atau Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX).

 

“Dulu sewaktu kuliah, saya memiliki semangat untuk mendalami perdagangan derivatif dan sekarang senang sekali dapat langsung mengaplikasikannya. Sebenarnya Indonesia memiliki peluang sebagai referensi harga internasional tetapi butuh dukungan,” jelas pria penggemar olahraga golf ini.

 

Sebelum terjun membangun BKDI. Megain Widjaja memiliki pengalaman membangun perusahaan advertising media bernama PT Fokus Media. Disini, ia menangani urusan keuangan dan penjualan. Di tengah perjalanan, Arwadi J Setiabudi mengajak Megain untuk membangun bisnis bursa derivatif. Merasa ada tantangan baru, insting business man di dalam dirinya membuat ia menerima tantangan tersebut.

 

Setelah, Bappebti mengeluarkan surat keputusan bernomor 26/BAPPEBTI/KP/6/2009 mengenai pendirian BKDI. Lalu, ia meninggalkan jabatannya sebagai Direktur PT Fokus Media, supaya dapat total mengurus bursa.

 

Menurutnya, keberadaan suatu bursa sangatlah penting dalam mata rantai infrastruktur ekonomi, lantaran memiliki fungsi penentuan harga dan keuntungan. Dengan pasar bursa komoditas, setiap orang harus memperhitungkan sendiri manajemen resiko maupun harga. Meskipun begitu, kehadirannya sangatlah diperlukan pelaku pasar.

 

Kelebihan dari bursa berjangka dapat mengatasi masalah default atau pembatalan transaksi dalam perdagangan bilateral. Lantaran, mekanisme bursa mengharuskan penjual dan pembeli menaruh jaminan. Menurutnya terdapat pula mekanisme yang jelas dan institusi lain seperti lembaga kliring. Contohnya saja, lembaga kliring berfungsi menjamin transaksi yang ada, oleh karena itu semua pemain wajib memberikan jaminan

 

“Dengan bermain di bursa, transaksi lebih terjamin dan aman,” tutur Megain setengah berpromosi.  

 

Ada anggapan bursa komoditas berjangka sebatas perdagangan kertas padahal penilaian ini keliru. Walaupun pasar berjangka tetapi ada penyerahan fisik di bulan spot, lalu opsi penyerahan berada di tangan penjual. “Tata lindung nilai (hedging) lebih dapat dilakukan di pasar berjangka ketimbang pasar fisik,” demikian kata Megain. 

 

Berbagai macam persiapan telah ia lakukan supaya BKDI tak sekadar ada, melainkan terus eksis. Misalkan saja, ia dan timnya menyiapkan vast system yang berasal dari Inggris untuk memudahkan proses perdagangan produk komoditas. Di kalangan broker maupun pemain bursa berjangka, teknologi ini sudah familiar sehingga tidak akan menyulitkan mereka untuk bermain di BKDI. Bahkan teknologi ini lebih canggih dibandingkan Bursa Malaysia. Persiapan lainnya, telah dibuat mekanisme penyerahan fisik dan standar kontrak.

 

Meskipun baru seumur jagung, Megain optimis bursanya dapat berkembang baik dari tahun ke tahun. Tetapi ia belum dapat merinci seberapa besar target transaksi BKDI di tahun pertama. “Target utama mencari pemain dulu,” katanya kembali.

 

Untuk menjaring pemain, ia sengaja membuat departemen keanggotaan yang khusus melayani pialang yang ingin menjadi anggota BKDI. Hingga saat ini tercatat ada beberapa perusahaan kelapa sawit yang menjadi anggotanya seperti PT Duta Palma Nusantara, PT Wilmar Nabati, PT Smart Tbk, PT Kencana Agri, PT Sampoerna Agro Tbk dan PT Pula Mas Asri. Lalu ada pula pialang lokal dari Sinarmas Futures dan Millenium Penata Futures.

 

Tambahnya lagi, dua pialang asing yakni Phillips dan Ong First menunjukkan minat berpartisipasi di BKDI.

 

Semakin banyaknya pemain, ungkap Megain, dapat menjadikan efektif dan  liquid BKDI. Pemain bursa pun tidak hanya berasal dari dalam negeri saja melainkan luar negeri. “Jadi kalau dalam bursa itu, penjual dan pembeli tidak saling mengenal, ya mereka bertemu waktu penyerahan CPO saja,” kata eksekutif muda yang gemar travelling ini.

 

Sekedar informasi, BKDI memperdagangkan 5 komoditi primer seperti CPO, emas, batubara, timah dan kakao. Pada tahun lalu, BKDI terfokus mentransaksikan komoditi emas dan CPO. Lalu 2010 ini, berencana mengembangkan transaksi batubara, timah dan kakao.

 

Sebagai produsen terbesar CPO dunia, sudah sewajarnya Indonesia memiliki andil besar dalam penentuan harga, bukan terpaku kepada harga di Malaysia dan Rotterdam. Menurutnya, pemerintah telah memberikan dukungan dalam bentuk perundang-undangan mengenai pembentukan bursa berjangka. “Berdirinya BBJ yang lebih mengarah kepada pasar fisik, tetap saja membutuhkan instrumen lain dalam mengelola resiko, yaitu pasar berjangka. Maka itu, kehadiran BKDI bukannya ingin mengganggu pasar fisik yang sudah berdiri, lantaran kami ini pasar berjangka,” jelas Megain.

 

Bisnis bursa merupakan bisnis yang membutuhkan keterjaminan pengiriman barang yang ditransaksikan. Tampaknya, kondisi inilah yang menjadi problem mendasar bursa berjangka di Indonesia. Ketidak-siapan infrastruktur logistik di Indonesia rupanya menyulitkan pemain pasar fisik maupun berjangka untuk menepati waktu pengiriman barang.

 

Masalah tersebut rupanya telah diperhitungkan oleh Megain Widjaja. Ia belajar dari perdagangan komoditi di Malaysia dimana urusan delivery order diserahkan kepada pembeli. Lain dengan Indonesia, menurutnya, BKDI memberikan pelayanan hingga logistik.

 

“Sebenarnya keberhasilan bursa bergantung kepada ketepatan waktu penyerahan barang pula. Itu sebabnya, kami ikut men-supervising logistik sehingga waktu persiapan cukup lama. Sementara ini, kami memakai tanki milik anggota BKDI, sekalian dapat kami awasi,” katanya kembali.   

 

Baru 7 bulan berjalan jelas baru sedikit seller yang berpartisipasi di BKDI. Ia mengharapkan perusahaan menengah ke bawah mau bermain di BKDI supaya paham pergerakan pasar yang mengikuti alur harga, istilah ekonominya disebut magic hand. Tetapi tidak semua pelaku pasar CPO dalam negeri memahami mekanisme kerja bursa derivatif, jadinya penjual masih memakai pola tradisional dengan menjual minyak sawitnya ke perusahaan besar yang berada di dekatnya.

 

Slogan ‘trade @ the source’ yang menjadi ciri khas BKDI yang bermakna berdagang dimana tempat sumber berada. Uniknya, slogan ini didapatkan sewaktu Megain beserta direksi sedang bermain golf.

 

Megain menyadari butuh waktu panjang untuk menguatkan eksistensi bursa derivatif di Indonesia. Berdasarkan pengalamannya, sebelum derivatif muncul akan didahului pasar fisik. Setelah pelaku menyadari resiko perdagangan fisik, maka mereka akan bergeser kepada bursa berjangka. “Jadi proses bursa berjangka itu bukanlah sebuah revolusi melainkan evolusi,” tuturnya.

 

Di masa depan, ia optimis BKDI menjadi bursa diperhitungkan dan dipandang pelaku pasar komoditi dunia. Keyakinan ini timbul lantaran Indonesia memiliki sumber daya besar dan memadai untuk mewujudkan bursa yang kuat. Tinggal bagaimana setiap pemangku kepentingan khususnya pemerintah mendukung niat baik ini.

Last Updated on Tuesday, 06 July 2010 03:28
 


Kurs IDR

30-Jul-2010 / 16:02 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9030.00 8880.00
SGD 6648.65 6514.65
HKD 1163.60 1142.30
CHF 8705.65 8535.65
GBP 14141.35 13852.35
AUD 8142.35 7971.35
JPY 105.18 102.45
SEK 1255.45 1223.85
DKK 1594.40 1550.80
CAD 8768.30 8578.30
EUR 11800.35 11577.35
SAR 2417.15 2359.15
sumber: KlikBCA.com

Facebook FanBox

Langganan dan Agen

Majalah InfoSawit

Berita Foto

Member Login



Daftar Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday30
mod_vvisit_counterYesterday91
mod_vvisit_counterThis week30
mod_vvisit_counterLast week819
mod_vvisit_counterThis month3906
mod_vvisit_counterLast month3673
mod_vvisit_counterAll days32827

Event

 

Statistics

Members : 13
Content : 87
Web Links : 1
Content View Hits : 30565